Iklan
jump to navigation

Berburu Dark Visor Untuk si RC Seven 14 Oktober 2016

Posted by adhyg13 in Umum.
Tags: , , , , ,
2 comments

Beberapa waktu ini entah kenapa saya lagi seneng banget ngurusin helm setelah sekian lama merasa males dan agak tidak tertarik dengan dunia yang bersinggungan dengan otomotif. Mungkin seperti inilah ciri blog saya ini, terlalu tak konsisten dalam menulis dan nulis kalau saya sedang senang dengan sesuatu tok :mrgreen:

Saya memelihara si RC Seven sudah sejak tahun 2013, awalnya sangat antusias menggunakan helm fullface tapi lama-kelamaan si RC Seven lebih sering membusuk di pojok rak helm dan tak pernah saya sentuh hampir mungkin lebih dari enam bulan. Alasannya sebenarnya cuma satu, silau . . . . maklum saja si Seven hanya mengandalkan single visor dan berwarna bening. Pengunaan malam hampir tidak ada masalah, hanya saja masalahnya saya terlalu jarang keluar malam jauh jadi apa boleh buat si Seven makin membusuk.

Terakhir kali saya sentuh ternyata karet list bagian belakang lemnya rusak, sungguh kesendirian itu memang menghancurkan, haluah . . . . . :mrgreen:

Si Seven kembali saya gunakan karena saya kesal dengan helm harian saya, Predator. Busa Predator entah terbuat dari apa tapi benar-benar gampang sekali bau dan bikin gatal. Untuk ukuran helm yang lumayan sering dicuci Predator tetap saja cepat sekali dekil šŸ˜€

Seingat saya dulu Seven motif memakai visor pelangi, maka toko helm terdekatpun dikujungi untuk berburu visor pelangi asli, dari RC Seven motif. Sayangnya visor pelangi asli sepertinya sudah tidak diproduksi lagi dan semua lini Seven diganti dengan visor bening, yah . . . . . yang ada hanya visor variasi yang menurut penjualnya cukup lumayan. Mencoba berburu ke toko berbeda ternyata yang ada memang hanya visor variasi tersebut. Kisaran harganya cukup lumayan antara 45-70 ribu tergantung toko helm, ya seharga visor bening asli Seven antara 40-60 ribuan.

Ditebuslah satu, di bawa pulang, dipasang ke Seven, buat ngaca-ngaca bentar, ganteng dikit, cekreeekkk!!!!

Fungsi utama yang dicari adalah tidak silau dan untuk fungsi itu visor ini saya nilai bagus . . . . :mrgreen:

Meski secara bahan visor ini sepertinya akan mudah baret dan pemasangan yang tidak presisi karena bagian atas visor ternyata menyisakan ruang yang cukup mengganggu antara visor dan cangkang helm bagian atas. Saat hujan pasti buanjir deh . . . . tapi ogah amat memakai visor pelangi saat ujan, :mrgreen:

Tapi tunggu dulu . . . .

Sepertinya si Seven punya saudara muda yang cukup ganteng danĀ  bentuk visornya sama plek yang dinamai Kyt R10. Berita baiknya, si saudara muda menggunakan dark visor . . . . yea . . . . sepertinya perburuan kita akan berlanjur . . . .

Beberapa toko helm yang saya kunjungi juga belum memiliki stok dark visor dari si R10, helmnya si sudah ada dan memang terlihat menarik. Harga visornya? Belum bisa dipastikan di kisaran berapa tapi sepertinya akan lumayan karena si R10 memakai dark visor, pasti akan lebih mahal. Saya sanksi juga dark visor dari R10 ini akan dibandrol dengan kisaran harga 50-80 ribuan karena sepertinya akan ada di atas angka tersebut. Toko helm yang saya kunjungi juga belum bisa memastikan berapa harganya karena barang masih dalam proses pemesanan dan belum ready stock.

Visornya memang belum ready tapi helm Kyt R10 sudah cukup banyak tersebar di toko helm, saya tinggal mencari toko helm yang mau mencopot kaca helm display untuk saya beli. Bukan toko helm besar tentunya tapi toko kecil di pinggir jalan. Yap dan akhirnya saya dapatkan apa yang saya cari di salah satu toko helm, tentunya dengan mencopot kaca helm display Brot . . . . Saya dapat harga 65ribu setelah dikorting 10 ribu, rasa-rasanya cukup oke lah karena paling tidak harganya pasarannya mungkin akan berkisar di atas harga yang saya dapat.

Pasang-pasangĀ  . . . . .

Yep cakep juga. . . . .

Akhirnya si Seven pun tambah cakep, meski bukan helm berkelas nan premium,wkwkwkwk . . . .

Gambare nyusul,wkwkwk

Salam L2 Super.

Iklan
%d blogger menyukai ini: