Iklan
jump to navigation

Pasang gear depan 15 mata di kebo . . . . . 17 Desember 2013

Posted by adhyg13 in Umum.
Tags: , , , ,
trackback

 

Akhirnya ada kesempatan buat njajal hal yang baru lagi pada si kebo, ya walaupun hanya ganti gear depan dari 14 mata dengan gear depan milik jupiter MX yang memiliki 15 mata gigi. Final gear di kebo standar pasti dah pada tahu yaitu 14-40 dengan rasio 2,85 akselerasinya seperti apa pasti sudah pada tahu. Berbekal gearingcommander saya yang tidak paham tentang gear akhirnya memutuskan untuk menaikan 1 mata pada si kebo.

Gambar

Lho bukane menaikan ukuran gear depan justru membuat motor semakin berat ya? teorinya seperti itu dan juga berarti membuat nafas motor sedikit lebih panjang dari rasio gear standar, dan inilah yang saya cari.

Tampak pada tabel kecepatan byson dengan gaer standar saat melaju pada 5000 RPM, pada gigi 5 66 KM/H realnya bisa mencapai 68 KM/H

Gambar

 

 

Dengan RPM yang sama dengan rasio gear 2,66 atau gear depan 15 dan belakang 40 didapat kecepatan 71 KM/H lumayan naik beberapa KM lah . . . .

Gambar

 

Berbekal data tersebut dan selembar gambar I Gusri Ngurah Rai gear depan kebo akhirnya sukses diganti dengan gear depan MX, bagaimana hasilnya . . . . . 

akselerasi dari diam terasa lebih berat, tapi setelah melaju cukup nyaman, nafas pergigi panjang bahkan gigi 3 mampu meraih kecepatan 90 KM/H pada gigi 5 dengan RPM 5000 didapat kecepatan 72 KM/H ya sesuai dengan tabel saat melaju gear 5 kadang belum terpakai beda dengan gear standar yang bahkan saya lupa nyungkil buat nambah gigi lagi eh ternyata dah nyampe top gear.

Untuk mengakali akselerasi yang menjadi lebih berat saya juga merubah bagian kabel di kebo ini (artikel lain aja).

Kesimpulannya gear 15 depan dipadu 40 belakang cukup oke gan . . . .

Salam L2S

 

Iklan

Komentar»

1. awansan - 30 Desember 2013
2. Iseng Tahap Dua, Ganti Kabel CDI ke Koil Pada Kebo Dengan Kabel Tunggal 2,5 mm . . . | L2 Super, ini motorku . . .. - 25 Desember 2013

[…] kemarin iseng tahap satunya ada di sini dan hasilnya terasa lebih berat dan rada ngeden walau tak terlalu beda dengan gear standar, kali […]

3. awansan - 21 Desember 2013

asal gx sering lewat jalan nanjak sih no problem beratin rasioo

http://awansanblog.wordpress.com/2013/12/20/nyobain-vario-125-iss/

4. toreto - 18 Desember 2013

nyesel karena performanya kurang mantap,ane sering jalan jauh,malang bondowoso.kalo pas mau nyalip bis ma truck yang besar2 tu kadang kadang sering gak nutut,smpe mw di seruduk kendaraan dari depan

5. toreto - 18 Desember 2013

bertahap aja dlu gntinya,jgn langsng smuax,biar gak gtu trasa hehe,,,,,,,,trs trang aja dlu ane sempet nyesel beli kebo,sekarang udah gak tuh

adhyg13 - 18 Desember 2013

Ms smp nyesel bro.hehe . . .

6. toreto - 18 Desember 2013

salam kenal bro sebagai sesama penunggang kebo!!!!!
kebo ane mesin standart tp cdi di ganti brt dual band,karbu pakai ninja pwl 26 ori ukuran spuyernya 105-38,pertama pakai pe28 tdr,tp gak enak terlalu boros,ban belakang pakai 100/80,dpan 90/80,knalpot racing bikinan tukang knalpot,tarikannya mantap bro kalo cma vxion old/NVL lewat broo,kmarin cma kalah ma tiger,tp gak terlalu jauh,

adhyg13 - 18 Desember 2013

wih mantep bro,punya saya baru ganti gear ndoang . . .hehe

7. gc133hijrah - 18 Desember 2013

Berat perbandingannya… Mesti mainan knalpot racing, agar torsi nambah.
apalagi ban juga sudah tambah besar ..

adhyg13 - 18 Desember 2013

ya kang berat, tapi gak beda jauh sama standar kok.


coret-coretnya ya . . . . .

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: