Iklan
jump to navigation

Yang Sruntulan Itu Bebek,lah Motor Sport? 10 November 2012

Posted by adhyg13 in Umum.
trackback

Ane kadang heran bro, di blog-blog yang ane baca sering membahas tentang bebek sruntulan,alay naik bebek dan sebagainya tentang bebek. Nah, yang ane heran jarang bisa ane temui blog yang membahas tentang sport yang sruntulan, padahal lo di dunia nyata walau tidak sebanyak bebek tetapi sport sruntulan sebenarnya juga banyak lho. 

“Woi jangan sembarangan bilang sprot sruntulan!”

Mungkin akan ada yang bilang seperti itu, tetapi L2S tidak asal nulis, jarak sekitar 400 Km sering ane lalui setiap 2-3 minggu sekali, dan ane selalu dapat pengalaman berkendara yang berbeda-beda. Pernah suatu kali ada rombongan moge mewah ngebut tanpa peduli beda kecepatan mogenya dengan kendaraan awam, pernah suatu kali digunting bebek sport, sering diserobot dengan space yang mepet dilampu merah ( semua kendaraan di lampu merah, ya bebek, ya matic, ya sport, ya bebek sport ), kadang ikut miring-miring ngikutin motor sport padahal ane pake si semut, dan masih banyak lagi pengalaman berkendara saat pulang.

Sebenarnya yang ane mau bahas sruntulan bukan salah si motor, mau itu motor bebek, mau itu motor sport, dan tipe – tipe lainnya, akan tetapi sruntulan adalah kesalahan si pengendaranya. Ane tidak mau dalam mindset pembaca blog dan mungkin komunitas motor yang suka touring tertanam bahwa bebek adalah motor berbahaya yang suka sruntulan dan harus berhati-hati jika di dekatnya. Coba bayangkan kalau itu tertanam secara subur di mindset para pemotor lain, apa yang akan terjadi?Mungkin akan tercipta sikap yang antipati pada motor bebek,tambahkan saja akibat lain dari sikap itu.

Pandangan L2S pribadi sruntulan itu tergantung pengendara, bukan karena jenis motornya. Jadi apapun motornya sruntulan bisa saja ada tergantung cara dan gaya si pengendaranya, sekali lagi bukan karena jenis motor apa.

Salam L2S

 

Iklan

Komentar»

1. Mase - 26 Oktober 2013

ane dah lama gak turing 400 km brot….dulu tiap 4 minggu sekali…..

poltergeisth13 - 26 Oktober 2013

ane tiap 2 minggu sekali coy

2. kalkun - 14 Desember 2012

no matter what you ride,
but how

poltergeisth13 - 14 Desember 2012

akur . . . . .

3. kasamago - 13 Desember 2012

begitulah bro, yg bertanggung jawab y pengendarannya, mtor ngikut sp yg make..
hnya saja, krn populasiny lbh bnyk, image bebek n metik terkena imbasnya.. sulit menentukan jumlah pengendara sruntulan, krn bnyk faktor n sebab. ane sendiri pun kdng sruntulan (wlo lbh seneng disebut ngebut) biar cpt smpe rumah.

4. apriantoblog - 13 Desember 2012

kalo di bilang bebekers (kata seseorang bloger mengarah ke bebek & matic) seruntulan, ya ada, jumblahnya? pernah di hitung gak?

nah kalo riders (kata seorang bloger juga, mengarah ke sporters) itu ga seruntulan

itu sebuah pembodohan dan kebohongan publik serta pengiringan opini yang paling keji menurut ane

liat aja jumblah skuter sekitar katakanlah 45% total motor
bebek sekitar 40% katakanlah
semprot sekitar 15% sisanya

ada motor sekitar 100 juta unit yang ada

45 juta rider motor matic, katakanlah 25 juta seruntulan
bebek katakanlah 25 juta seruntulan
semprot sekitar 14juta seruntulan

tetep keliatan bebek sama matic yang seruntulan, padahal secara kualitas dan kuantitas, di sini motor semprot yang ambil porsi terbanyak dari seruntulens

artinya terjadi pengiringan opini yang di balut dengan kata cerdas, dan mengkastakan bebekers dengan riders

lha namanya orang mampu beli bebek, masa di suru beli motor semprot untuk di bilang riders, dia mau nambah 6 juta apa buat nambahin beli semprot?

atau butuh bebek untuk durabilitas, mau apa belin supermoto yang harganya 60 juta? ga lah, itu cuma sebuah pemikiran dan usaha pengiringan opini yang keji dan terus di serukan

pemotor itu = bikers, riders, dsb, hanya aja di kasi kata kata biar terlihat keren serta pengiringan opini, padahal hak nya sama, justru bikers, or riders sejati itu yang mampu menghormati riders lain, bukan mencela seorang bikers dengan kata bebekers

last, rejeki orang beda beda, kalo rejeki banyak, uda mau naiknya moge atau mobil sekalian, tapi di kasihnya bebek, harus di sukuri, orang yang mencela, artinya tidak pernah mengerti arti sukur rider lain terhadap tuhanya, bila kata dunia terbalik seorang bikers tersebut menjadi bebekers? masihkah sesumbar? atau menerapkan sistem double standart? who knows

poltergeisth13 - 13 Desember 2012

y itulah bro,banyak banget yg bilang bebek sruntulan padahal banyak juga sport yg gitu,jadi yang saya garis bawahi itu pengendaranya bukan jenis motornya. thanks bro dah mampir. . . .

5. daivan - 3 Desember 2012

dulu ane sering sruntulan bareng temen2 pas jaman sma #ngaku
beberapa diantaranya motor batangan kok, malah yang batangan lebih agresif dibanding ane yang dulu bawa bebek :b
btw salam kenal masbro~

poltergeisth13 - 3 Desember 2012

saya pas jaman sma malah kalem lawong bonceng cwe,hahaha. . . . salam kenal juga bro,thanks dah mampir. . .


coret-coretnya ya . . . . .

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: