Iklan
jump to navigation

Kematangan berkendara menentukan cara berkendara . . . . 10 November 2012

Posted by adhyg13 in Umum.
trackback

Cara berkendara antara orang satu dengan yang lain berbeda-beda tergantung dari kematangan cara berkendaranya, Contohnya antara ane dan bapak ane gaya berkendaranya amat bertolak belakang. Bapak ane cenderung berkendara dengan “alus/soft” dan pelan sedangkan ane bertipe “hard” dan cenderung campuran(y cepat y pelan-walau banyak kencengnya),wkwkwkwk

Tetapi bukan berarti skill yang dimiliki babeh ane lebih buruk dari ane, si Babeh itu lebih bisa melihat kondisi di sekitarnya, mengidentifikasi apa yang harus dilakukan dengan kondisi yang dilihatnya, dan kemudian melaksanakan hasil identifikasinya,walaupun si Babeh cenderung lebih mengalah meski ada kesempatan untuk melakukan hasil pengamatan dan identifikasi keadaan.

Kenapa cenderung mengalah?

Nah inilah kelebihan babeh ane, kematangan dalam berkendara yang belum ane punya, dengan memikirkan akibat yang ditimbulkan menjadikan si Babeh selalu berhati-hati. pernah suatu kali ane dibonceng babeh, tiba-tiba ada pengendara lain(tidak penting jenis kendaraannya apa, yang perlu ditekankan adalah cara berkendara) memotong jalur Babeh. Apa yang dilakukan babeh?Hanya menutup gas,mengerem,menurunkan gigi, dan kembali mengegas motornya, apa yang hebat dari itu?yang hebat semua dilakukan dengan amat halus dan tanpa kaget ataupun emosi sedikitpun, hanya sebuah gelengan kecil saja yang bisa ane tangkap dari bahasa tubuhnya, sungguh hebat. Padahal ane pengen nendang itu pengendara bar-bar,wkwkwkwk.

satu hal lagi yang sulit buat ane contoh adalah, si Babeh bisa membuat ritme berkendaranya sendiri, tanpa terpengaruh ritme pengendara lain. Babeh tidak akan berjalan terlalu pelan, tidak juga memaksa berjalan terlalu cepat ketika ritme kendaraan lain sangat cepat. Babeh bisa membuat ruang yang nyaman untuk membuat ritmenya berjalan tanpa gangguan, Istimewa kan?wkwkwkwk

Berbeda dengan ane, kalo motor2 disekitar ane berjalan cepat yang ada ane seperti terseret ritme sehingga ikut cepat, padahal badan dan mental belum siap buat cepat. Ane belum bisa ngatur ritme yang nyaman, memang semua itu butuh pengalaman, betul kagak sob?hehehe. . . . .

Salam L2S . . . .

Β 

Iklan

Komentar»

1. Rizal - 15 September 2013

setuju deh sama kamu…

2. aru_kun - 13 Desember 2012

Like this.. Wajib dicontoh..

*pernah nendang motor orang di jalan. Gara-gara dipotong jalur sekali (nyalip nanggung tapi maksa minta lajur sampe ngalah minggir), trus kebetulan di tikungan disalip balik, eh malah maksa nyalip lagi plus maksa minta lajur lagi, sampe setang senggolan. Yaudah, tendang aja….

poltergeisth13 - 13 Desember 2012

saya pernah njitak kepala orang kebetulan yang tak jitak g pake helm mantap dah,haha. . . . .ati2 j bro.

3. mantribiker - 7 Desember 2012

L2Super..ortu mah dh stabil emosi’y coz dh kenyang makan asam garam, beda ama ma yg muda2. Main aja d blog ane, ad defensif & aggresif safety riding(koment pake hp jd ga bisa ngelink’y hehe)

poltergeisth13 - 8 Desember 2012

nah karena dh makan asam garam kan jadi mateng tuh,lo yg muda2 ky ane jg masih setengah mateng makane ane ngambil babe ane sbg contoh,oke bro ni lagi mampir,haha. . . .

4. redbike92 - 6 Desember 2012

wah wah wah
setuju sama babehnya bro L2 Super πŸ˜€
dengan mengamati ritme berkendara orang lain dan gak gampang terpancing plus tetap tenang memang kunci safety riding.
Seiring jam terbang nambah pengalaman juga nambah kok bro πŸ˜€

5. Triyanto Banyumasan - 2 Desember 2012

Kayaknya perlu tua dulu kali Bro biar bisa nahan emosi, eh tp enggak juga si pernah ane di marahin juga ma bapak bapak πŸ˜€ kembali ke pribadinya, ane juga masih gampang kesulut tp coba meredam sebisa mungkin. Salam buat buat babeh ente ya. TOP dah

poltergeisth13 - 2 Desember 2012

haha. . . . .thanks lo bro dah mampir. . .

Triyanto Banyumasan - 2 Desember 2012

sama sama Mas


coret-coretnya ya . . . . .

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: